IMG_1252

RSHS (28/08/2017). RSUP dr. Hasan Sadikin kembali merawat anak kembar siam. Kembar siam kali ini berjenis Conjoint Twin Abdominophygophagus yaitu kembar siam dempet perut dengan usia 3 tahun 10 bulan. Kondisi anak asal Kampung Padasari Kabupaten Garut ini baik, dengan berat 18 kg.

Setelah menjalani pemeriksaan mendalam, organ lain yang berdempet adalah hati, dan terdapat beberapa tulang yang tidak pada posisinya, sehingga untuk sementara ini belum memungkinkan untuk dilakukan pemisahan. Sementara berdasarkan indikasi medis, terdapat satu kaki (diantara 3 kaki yang ada) sering dikeluhkan sakit oleh pasien, dan mengganggu mobilitas pasien sehingga untuk jangka pendek tim pemisahan bayi kembar siam RSHS akan melakukan operasi pengangkatan 1 kaki tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup keduanya.

“Kondisi keduanya dalam keadaan stabil, namun karena banyak organ yang hanya ada satu seperti saluran ginjal, pembuluh darah dan beberapa tulang yang menyatu sehingga sepertinya kedua bayi tidak dapat dipisahkan. Yang saat ini akan kami lakukan adalah melakukan operasi sederhana pada tungkai kakinya,”. Terang Ketua Tim Penanganan Kembar Siam RSHS, Prof Dr. H. Sjarif Hidajat Sp. A(K).

Kedua anak yang sangat ceria ini kini di rawat di ruang Kemuning Lt 2 dan masuk rawat inap RSHS tanggal 25 Agustus 2017, orang tua menamai kakaknya dengan Alputri Anugrah sementara adiknya bernama Alputri Dewiningsih.

“Setelah operasi, pelayanan yang akan diberikan kepada pasien adalah perawatan luka. Selain fisik, tim juga akan memerhatikan kondisi psikisnya sehingga kualitas hidup keduanya dapat semakin meningkat,” tambahnya.

Putri ke dua dan tiga dari Iwan Kurniawan dan Yani ini lahir pada 29 Oktober 2013 di Tanjung Pinang dirawat di RSUD Kijang, dirujuk ke RS Angkatan laut lalu dirawat di RS Awal Bros Riau, selanjutnya di Rujuk ke RSUPN dr. Ciptomangunkusumo kemudian pulang ke Garut karena kehabisan dana. Namun, saat ini kedua anak merasa terganggu atas keberadaan salah satu kakinya dan berobat ke RSHS dengan harapan kondisi kakinya semakin membaik dan dapat beraktivitas tanpa rasa sakit.

Informasi selanjutnya dapat menghubungi Subbagian Humas & Protokoler di No Tlp: (022) 255 1101 atau email ke [email protected]

Comments are closed.