RSHS,(15/06). Ketua Support Group Lupus Syamsi Dhuha, Dian Syarif membawa oleh-oleh dari Jeneva untuk para Orang Dengan Lupus (Odapus). Persembahan yang dibawa jauh-jauh dari Swiss ini  disampaikan dalam edukasi bulanan yang diselenggarakan Sub Bagian Rematologi dengan tema “From Bandung To Jeneva With Love”.

dr. Rachmat Gunadi W, SpPD-KR bersama dokter dan staf lain di Sub Bagian RSHS  intens menyelenggarakan kegiatan untuk memberikan motivasi kepada para Odapus, baik langsung kepada pasien, keluarga pasien, LSM, dan pihak lainnya.

“Kalah karena penyakit tidak masalah, tetapi kalah karena kita tidak berusaha adalah masalah besar” kalimat motivasi ini menjadi pembuka edukasi Dian Syarif saat itu. Ia menegaskan, “jika luppy-nya (panggilan untuk kuman lupus-red) sedang aktif, batin kita jangan ikut sakit, tetap semangat dan tegas, karena itu yang dapat menguatkan kita”, tambahnya.

Semangat Syamsi Dhuha selama ini ternyata diapresiasi oleh dunia. Pasalnya SDF mendapatkan Sasakawa Health Prize (SHP) 2012 di Jenewa – Swiss pada hari Kamis, 24 Mei.  Tim SDF diwakili oleh Eko Pratomo, Pendiri SDF dan Dian Syarief, Ketua SDF. Tim SDF berbaur dengan para delegasi tiap negara yang tengah mengikuti sidang umum Badan Kesehatan Dunia tersebut, termasuk Delegasi Republik Indonesia yang dipimpin oleh Wakil Menteri Kesehatan, Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, MSc, PhD.

Comments are closed.

%d bloggers like this: