Sehat dengan Sayur dan Buah

RSHS (25/01). Menyambut Hari Gizi Nasional (HGN) 25 Januari 2017, Instalasi Gizi RSHS mengadakan penyuluhan gizi serentak di 4 lokasi di RSHS yaitu di area poli Geriatri, Rawat Inap Khusus (RIK), Gedung Kemuning dan Ruang Kenanga RSHS.   HGN ke-57 ini bertema   “Membangun Gizi,Menuju Bangsa Sehat Berprestasi” dengan slogan “Ayo Makan Sayur dan Buah Setiap Hari “.

Orang dewasa mempunyai kebutuhan konsumsi buah sebanyak 200-300 gr/hari sedangkan untuk sayuran kebutuhannya adalah 150-200 gr/hari.  Mengapa kita harus menggemari sayur dan buah? Banyak alasan kuat untuk menjawab pertanyaan ini. Pertama, sayur dan buah bermanfaat sebagai sumber vitamin.  Vitamin merupakan zat yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh secara cukup sehingga perlu diperoleh dari makanan.  Manfaat yang kedua yaitu vitamin sebagai sumber serat. Serat merupakan bagian yang tidak dicerna dari makanan nabati yang bermanfaat untuk membuat makanan rendah kalori sehingga mencegah diabetes, membuat rasa kenyang lebih lama, membantu menurunkan gula darah pada pasien diabetes, memperlancar BAB seningga pencernaan menjadi sehat dan membantu kesehatan pembuluh darah.

Nilai Gizi pada sayur dan buah bisa turun dikarenakan oleh cara masak yang salah, pencucian dan penympanan yang salah.  Untuk mencegah kerusakan gizi pada sayuran, hendaknya menghindari memasak dengan suhu yang terlalu tinggi, waktu pemasakan yang tidak lama, memotong dengan pisau tajam dan potongan sayuran tidak terlalu tipis dan saat pemasakan, panci ditutup.

Arti Warna pada Sayur dan Buah

Warna pada sayur dan buah ternyata adalah penanda tentang vitamin yang dikandungnya . Sayur dan buah yang berwarna hijau banyak mengandung  asam alegat yang dapat melawan berbagai bibit sel kanker dan membantu menormalkan tekanan darah.  Sayur dan buah-buahan hijau juga banyak mengandung  asam alegat untuk  melawan berbagai bibit sel kanker dan menormalkan tekanan darah. Tak hanya itu itu, sayur dan buah berwarna hijau  banyak mengandung vitamin C, B, zat besi, kalsium, magnesium, fosfor, betakarotin dan serat. Contoh sayur dan buah ini adalah alpukat, sawi, brokoli, dll.

Warna Jingga pada sayur dan buah mengandung betakaroten yang bermanfaat untuk menghambat proses penuaan. Contoh buah dan sayur  yang mengandung betakaroten ini adalah ubi jalar, labu kuning, wortel, melon jingga, mangga, pepaya dan jeruk.

Sayur dan buah berwarna putih  meskipun hanya sedikit mengandung antioksidan, namun kandungan serat dan vitamin C dalam buah dan sayur berwarna putih relatif tinggi tinggi serta dapat meningkatkan ketahanan tubuh.  Sayuran berwarna putih antara lain taoge, kol, kembang kol, sawi putih, rebung dan jamur. Buah berwarna putih antara lain sirsak, duku, kelengkeng dan leci.

Sayur dan buah berwarna kuning kaya akan kalium, unsur nutrisi yang sangat bermanfaat untuk mencegah stroke dan jantung koroner, memerangi katarak, serangan jantung dan stroke. Buah berwarna kuning adalah belimbing nanas, pisang.

Buah berwarna  merah menandakan bahwa buah tersebut mengandung antosianin yang berguna untuk mencegah infeksi dan kanker kandung kemih.Buah berwarna merah juga mengandung likopen dan flavonoid yang berfungsi sebagai antikanker. Contoh buah berwarna merah adalah semangka stroberi, tomat dan jambu biji merah. Sedangkan untuk sayurannya yaitu kol dan bayam merah.***

 

Comments are closed.

%d bloggers like this: