RSHS (12/02). Direksi RSUP dr. Hasan Sadikin mengikuti rapat koordinasi “Jabar Antisipasi Covid19”  bersama Gubernur, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat beserta dinas terkait di Ruang Sidang RSHS, 12 Februari 2019. Adapun istilah Covid 19 adalah nama resmi untuk corona virus 2019 yang telah ditetapkan WHO.

Rapat dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, dr. Berli Hamdani GS, MPPM untuk mendengarkan kesiapan dari RSHS dan dinas terkait, diantaranya Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Imigrasi, Forkompinda. Hadir juga Kepala kantor Kesehatan Pelabuhan, Direktur RS. Rotinsulu, Kepolisian, dan banyak lagi.

Dalam kesempatan ini Direktur Medik dan Keperawatan, dr. Nucki Nusjamsi, Sp.OT(K) memaparkan kesiapan RSHS dalam menangani pasien emerging deseases seperti covid19 dan penyakit infeksi lainnya. Dr. Nucki juga menghimbau agar rumah sakit di Jawa Barat mengetahui dan mematuhi cara merujuk pasien dalam kategori pengawasan sesuai prosedur yang berlaku untuk mengurangi risiko penularan. “Kita mengingatkan untuk RS yang akan merujuk pasien dengan pengawasan ke RSHS atau ke RS lain di Jawa Barat agar melalui Sisrute (Sitem Rujukan Terpadu-red) sehingga RS yang akan menerima siap, transportasi terjamin dan dikirim sesudah ada lampu hijau dari RS yang sudah menerima,” Terangnya.

Terkait tingkatan Covid19 ini, Kementerian Kesehatan sudah menentukan 4 kategori, diantaranya orang dalam pengawasan, pasien dalam pemantauan, probable dan terkonfirmasi Covid19.

Gubernur Jabar, M. Ridwan Kamil, ST,M.UD menginstrusikan kepada seluruh dinas terkait untuk melalukan gerakan pemantauan dalam mengantrisipasi Covid19 ini. “Jawa Barat ingin proaktif dalam mengantisipasi Covid19 ini dengan mendata dan mewawancara warga Jabar yang pergi ke negara yang terjangkit atau warga negara sana yang datang ke Jabar,” Katanya. Ia juga menghimbau kepada seluruh pihak untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan Codiv19 ini.

Kang Emil juga mengakui Jawa Barat memiliki data yang akurat di Jawa Barat. “Rumah Sakit Hasan Sadikin sudah punya prosedur yang sangat siap terhadap potensi kejadian Covid19 ini. Urutannya dimulai di IGD dulu, setelah itu ada ruang isolasi khusus yang dapat digunakan. Di masyarakat ada nomor yang harus diketahui masyarakat yaitu 119 untuk bertanya, melaporkan dan lain sebagainya,” Tambahnya.

Comments are closed.