Sekiatar 6000 pegawai dan keluarga besar RSUP dr. Hasan Sadikin meriahkan puncak acara HUT RSHS ke-93 yang digelar hari ini, 15 Oktober 2016. Acara dimulai dengan jalan santai, funbike dan zumba, dilanjutkan dengan syukuran dan hiburan. Turut larut dalam kegembiraan, hadir Sekretaris Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dekan fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Dewan Pengawas RSHS, para direktur beberapa rumah sakit se-Bandung dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sesditjen Kemenkes, Dr. Agus Hadian Rahim, dr, Sp.OT(K), M. Epid, MH.Kes, mengucapkan selamat dan sukses atas berbagai capaian RSHS di usianya yang telah genap 93 tahun. Selain itu, dr. Agus menyampaikan 3 pesan penting yang harus menjadi perhatian RSHS, yaitu sistem antrean pasien, penyelenggaraan pelayanan ginjal terpadu yang harus sudah selesai pada 2018 serta penguatan fungsi RSHS sebagai motor dalam Academic Health System (AHS).

“Sekali lagi selamat ulang tahun untuk RSHS sebagai salah satu ikon rumah sakit pemerintah yang mengampu banyak rumah sakit di Jawa Barat, karena telah hadir selama 93 tahun untuk berkontribusi dalam mewujudkan kesehatan masyarakat Indonesia”, tambahnya.

Senada dengan Sesditjen, Direktur Utama RSHS, dr. Ayi Djembarsari, MARS menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian RSHS di usia yang ke-93 tahun ini. Berbagai capaian tersebut diantaranya perolehan sertifikasi akreditasi Joint Commission International, Akreditasi Nasional Komisi Akreditasi Rumah Sakit dan pengukuhan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama.

Selain capaian, dr. Ayi menjelaskan, RSHS masih memiliki beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama yaitu kesiapan layanan unggulan RSHS yang terdiri dari pelayanan jantung, onkologi, ginjal terpadu, kedokteran nuklir dan bedah invasif. Hal ini penting diwujudkan bersama agar hasilnya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Jawa Barat yang jumlahnya ternyata mencapai 20% penduduk Indonesia.

“Semoga dari waktu ke waktu RSHS dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan sehingga dapat lebih dicintai oleh masyarakat Jawa Barat” Doanya diakhir sambutan.

2400 Alat Bantu Dengar Gratis Bagi Masyarakat Jawa Barat

Rangkaian peringatan HUT RSHS telah berlangsung sejak kurang lebih satu bulan. Berbagai kegiatan digelar, dimulai dari lomba-lomba bagi seluruh pegawai RSHS, edukasi kepada masyarakat sekitar, donor darah, peringatan hari cuci tangan bersama 400 siswa dan guru SD, dan pembagian 2400 alat bantu dengar bagi 1200 warga Jawa Barat.

Dalam suasana yang berbahagia ini, RSHS menyampaikan secara simbolis 3 Alat Bantu Dengar  (ABD) kepada perwakilan warga Jawa Barat yang berkesempatan mendapatkannya. Diantara peserta penerima bantuan yang hadir adalah seorang anak tuna rungu bernama Alma Tsania (5) asal Kota Bandung. Bersama orang tuanya, anak ini tampak senang telah dapat mendengar suara, walaupun, setelah ini Alma masih harus menjalani proses terapi wicara.

Proses pembagian ABD yang bekerja sama dengan Starkey Foundation dari Amerika Serikat ini diawali dengan publikasi kegiatan ke berbagai sarana kesehatan, sekolah luar biasa, yayasan dan masyarakat umum. Masyarakat dengan disabilitas pendengaran yang merupakan kandidat kegiatan ini mendaftarkan diri secara online dan offline. Kandidat yang telah terdaftar selanjutnya mengikuti kegiatan fase 1 berupa pemeriksaan kesehatan telinga, pendengaran dan pencetakan ABD pada tanggal 3 – 4 Agustus 2016 di Gedung Wiyata Guna Bandung. Selanjutnya ABD akan diserahkan pada fase 2 di Bulan Oktober – November 2016.

Comments are closed.

%d bloggers like this: